alawy tour & travel > Destinasi Wisata > Kawah Ijen Banyuwangi, Pesona Langka Dunia

Kawah Ijen Banyuwangi, Pesona Langka Dunia

  • admin
  • 0 Comment

Selain kayak akan destinasi wisata pantai, Banyuwangi juga memiliki banyak destinasi wisata pegunungan. Kawah ijen menjadi salah satu destinasi wisata pegunakan yang sampai saat ini banyak sekali diminati oleh wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Bahkan ada istilah mengatakan, belum ke Banyuwangi jika belum mengunjungi kawah ijen Banyuwangi.

Kawah ijen Banyuwangi terletak di puncak gunung ijen dengan ketinggian 2.386mdpl yang terletak di perbatasan kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Danau kawah gunung ijen bersifat asam dengan luas sekitar 5.466 hektar dan kedalaman danau mencapai 200 meter. Air danau kawahnya dikenal sebagai danau air asam kuat yang merupakan terbesar di dunia.

Saat ini, rute untuk mencapai kawah ijen Banyuwangi sudah lebih mudah di banding beberapa tahun yang lalu.  Kita bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun menggunakan jasa sewa kendaraan.  Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di Paltuding yang merupakan pintu utama cagar alam Kawah ijen adalah sekitar 2 jam. Setelah sampai di Paltuding, kita harus menempuh perjalanan dengan jalan kaki melewati jalan setapak sepanjang 3km. Untuk 2 km pertama lumayan cukup berat karena kita akan melewati rue dengan kemiringan sekitar 25 hingga 35 derajat.

Seperti halnya pantai pulau merah yang pernah sebagai tempat pengadaan event surfing bertaraf internasional, kawah ijen Banyuwangi juga kerap di jadikan tempat pengadaan event internasional dan salah satunya adalah tour de ijen yang kini di kenal dengan Internasional Tour de Ijen Banyuwangi. Selain itu event-event lokal seperti jazz ijen Banyuwangi juga sering di adakan di lokasi ini.

Lalu, apa saja yang menjadi daya tarik kawah ijen Banyuwangi sehingga banyak wisatawan yang ingin berkunjung kesana? Berikut ini adalah 6 daya tarik yang di miliki oleh kawah ijen yang rugi jika harus di lewatkan.

6 daya tarik kawah ijen Banyuwangi

  1. Fenomena si api biru (Blue Fire), salah satu terbaik di Duniakawah ijen banyuwangiApi biru (blue fire) adalah fenomena alam dimana gas yang keluar dari tanah kemudian bertemu dengan oksigen yang akhirnya menyerupai seperti api yang berwarna biru. Di dunia, fenomena api biru (blue fire) hanya ditemukan di dua tempat dan salah satunya adalah kawah ijen Banyuwangi. Fenomena blue fire inilah yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke kawah ijen. Sekedar info, fenomena blue fire ini pertama kali di lihat oleh masyarakat pada tahun 1950-anBagi para wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena api biru ini, harus turun ke dasar kawah melalui medan yang lumayan terjal sejauh 800 meter yang dipenuhi bebatuan terjal dengan kemiringan hingga mencapai 45 derajat. Sedangkan untuk waktu terbaik menyaksikan fenomena ini adalah antara jam 2 tengah malam sampai jam 4 menjelang pagi, karena diantara waktu tersebutlah kondisi oksigen sedang baik-baiknya. Selain itu, loket menuju puncak kawah memang baru di buka pukul 2 tengah malam.

    Satu hal yang perlu di perhatikan. Karena kawah ijen merupakan salah satu gunung berapi aktif, kawah ijen Banyuwangi masih sering terus mengeluarkan asap belerang yang bisa mengganggu pernapasan. Oleh sebab itu, para wisatawan disarankan menggunakan masker sebagai pelindung. Namun bagi yang tidak membawa masker, kita bisa menggunakan jasa sewa masker dengan biaya sekitar 25.000 untuk 1 masker.

    Selain itu, karena memang lokasinya merupakan puncak gunung, tentunya udara akan terasa sangat dingin. Terlebih jika kita berkunjung saat malam hari, maka suhu di sekitar pegunungan ijen akan semakin dingin. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk membawa perlengkapan dingin seperti baju hangat / jaket, penutup kepala dan terila serta sarung tangan.

  2. Pemandangan alamSebagai destinasi wisata alam, kawah ijen Banyuwangi tentunya memiliki pemandangan alam yang benar-benar indah. Sepanjang perjalanan, kita akan disuguhkan dengan pemandangan hutan yang benar-benar masih alami.Saat menempuh perjalanan dari paltuding menuju puncak kawah ketika malam hari, di beberapa titik kita juga akan menyaksikan pemandangan kota malam hari yang di hiasi dengan gemerlapnya lampu.

    Saat mendekati puncak kawah, kita akan di suguhkan dengan pemandangan tebing-tebing puncak yang akan membuat kita takjup.

  3. Sunrise point yang memukauSetelah puas menyaksikan fenomena Blue Fire, jangan dulu untuk segera turun dari puncak kawah karena pemandangan sunrise yang dimiliki kawah ijen Banyuwangi juga dapat membuat kita terpukau.Jika memang cuaca sedang tidak mendung, kita akan di sajikan dengan pemandangan munculnya matahari dari sela-sela pegunungan yang akan menimbulkan warna merah keemasan di langit.
  4. Kawah hijau tosca yang instragamableKarena air yang berada di danau kawah bersifat asam, maka air danau kawah ijen Banyuwangi berwarna hijau tosca. Dan bagi pengunjung yang suka ber swa foto, pemandangan ini sangat instragamable jika di jadikan latar belakang foto. Selain itu, kepulan asap belerang juga menambah keindangan foto yang di hasilkan.Dan kini, untuk pengunjung yang memang ingin langsung mengupload foto hasil jepretan dengan latar belakang danau kawah berwarna hijau tosca ini, dapat melakukannya di puncak kawah karena saat ini sudah dibangun menara jaringan. Dengan demikian, kita dapat dengan langsung mengupload foto-foto ke akun media sosial.
  5. Pemandangan diatas awan yang mempesonaFenomena ini memang tidak selalu dapat ditemukan di kawah ijen Banyuwangi.  Pemandangan di atas awan hanya muncul di saat-saat tertensu saja seperti kondisi cuaca sedang berawan.Namun bagi pengunjung yang memang dapat menyaksikan pemandangan ini, akan di buat takjub dan akan merasa seakan-akan berada di atas awan. Hal ini di karena puncak kawah akan akan terlihat seakan-akan mengambang di tengah lautan awan putih yang mennyerupai kapas.
  6. Kegiatan penambangan belerangkawah ijen banyuwangiSebagai salah satu gunung pai yang masih aktif sampai saat ini, kawah ijen Banyuwangi terus mengeluarkan kandungan belerang. Oleh karena itu, selain bertemud engan para pengunjung, kita juga akan sering bertemu dengan para penambang belerang yang setiap hari memokul belerang yang sudah di tambangnya dari puncak kawah sampai di tempat penampungan yang berada di paltuding.Kita juga bisa mendapatkan beberapa cendera mata berupa pernak pernik yang terbuat dari belerang. Pernak pernik ini bisa kita dapatkan dari para penambang belerang dengan kisaran harga 10.000 sampai 15.000, tergantung bentuk dari pernak-pernik belerang ini.

Itulah 6 daya tarik dari kawah ijen Banyuwangi yang wajib kamu tau. Setelah mengetahui pesona alam kawah ijen, tentunya sangat di sayangkan kalo kamu tidak melewatkan berkunjung ke kawah ijen saat berada di Banyuwangi. Dan buat kamu yang kira-kira tidak sanggup untuk melakukan pendakian menuju puncak kawah ijen, kamu bisa menggunakan jasa angkut berupa kereta dorog yang disediakan sepanjang perjalanan dari paltuding menuju puncak kawah.

Jadi, tunggu apa lagi. Segera rencanakan liburan kamu bersama keluarga, sabahat ataupun rekan bisnis dan dapatkan kepuasan berwisata ke Banyuwangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *